muh-info - Sebuah pesawat sistem kontrol lalu lintas NASA dikembangkan untuk drone bisa mengambil langkah maju yang besar pekan ini ketika sampai 24 drone dibawa ke langit dari lokasi di seluruh AS.
Disebut UTM, untuk manajemen lalu lintas sistem pesawat tak berawak, platform dipandang sebagai sistem pengaman kunci yang akan memungkinkan jumlah yang lebih besar dari drone untuk terbang di langit dan menghindari pertengahan tabrakan-udara dengan pesawat dikemudikan dan drone lainnya.
Hal ini memungkinkan operator drone untuk memasukkan rencana penerbangan dan permintaan izin untuk penerbangan. Sistem ini memeriksa rencana untuk konflik dengan penerbangan yang direncanakan drone lain dan menerima atau menolaknya.
Sebagai contoh, seorang petani bisa program penerbangan pesawat tak berawak di atas tanahnya, efektif pemesanan untuk jangka waktu tertentu, dan kemudian melaksanakan penerbangan dalam pengetahuan bahwa drone pengiriman dijadwalkan tiba pada saat yang sama secara otomatis akan menghitung jalan untuk menghindari tabrakan.
Jika anda berpikir menerbangkan drone adalah sesuatu yang gampang, cobalah emngelola sekelompok drone di langit sekaligus. Akan menjadi keajaiban kecil jika taka da tabrakan sama sekali. Namun Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan Badan Penerbangan Federal (FAA) sedang mengatur hal tersebut. Alhasil, Dua lembaga tersebut telah menyelesaikan tes yang paling kompleks terkait dengan system manajemen lalu lintas drone.
Tak hanya itu, 24 buah drone yang dibawa seolah-olah tidak cukup, penguji juga menempatkan “puluhan” pesawat maya ke lokasi tersebut. Ini masih merupakan uji coba awal untuk system tersebut. Jadi jangan berharap langit penuh sesak drone dalam waktu dekat.Jika semuanya berjalan lancer, itu bisa menjadi hal yang sangat penting untuk perkembangan drone.

1 komentar:
Click here for komentarwah, setuju banget gan, apa lg drone sekarang bisa terbang tinggi bgt, bahaya
ConversionConversion EmoticonEmoticon